Berita

Jamkrindo Raih Apresiasi di Bidang SDM

Berita | Kamis, 12 Maret 2020 20:16

PT. Jamkrindo (Persero) memperoleh apresiasi di bidang sumber daya manusia dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dalam rangka mendorong implementasi Program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Jamkrindo memperoleh penghargaan atas kontribusinya di bidang pengembangan kemahasiswaan UNJ pada Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Rektor UNJ Dr Komarudin, M.Si dan diterima secara simbolis oleh Kepala Divisi MSDM Jamkrindo, Erna Zubaida pada Kamis 12 Maret 2020 di Aula Bung Hatta, Kampus UNJ, Jakarta.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto mengatakan pengembangan SDM telah lama menjadi fokus perusahaan. Berbagai inisiatif telah dilakukan mulai dari penerimaan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB), pemberian bantuan renovasi sekolah, bantuan beasiswa Pendidikan kepada siswa/I berprestasi, edukasi dan kuliah umum di sekolah dan universitas, hingga Program Jamkrindo Peduli Pendidikan berupa pemecahan Rekor MURI pembagian alat sekolah terbanyak selama dua tahun berturut-turut.

“Kami berkomitmen untuk  mendukung program pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam hal pengembangan SDM Unggul,” ujar Randi Anto dalam siaran pers.

Sejak dimulai pada Agustus 2018, Jamkrindo menerima talenta-talenta muda bangsa untuk bergabung melalui PMMB. Mengusung tema ‘Build People, Build The Future program magang bersertifikat ini telah memasuki angkatan ke empat  dengan total jumlah peserta magang sebanyak 281 peserta. “Sebanyak 49 di antaranya berasal dari kampus UNJ,” ujar Randi.

Program magang yang dilakukan oleh Jamkrindo tidak hanya dilakukan semata-mata untuk memberikan kesempatan bagi para talenta muda tersebut terjun langsung ke dunia kerja. Namun lebih dari itu, Jamkrindo ingin menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi unggul dan responsif atas perubahan zaman, terutama di era VUCA (volatility, uncertainty, complexity and ambiguity) dan Industry 4.0.

“Tidak hanya dibekali hard skill, mereka juga dibekali soft skill yang memang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” ujar Randi.

Sebagai perusahaan yang menjadi benchmark semua perusahaan penjaminan yang ada di Indonesia, Randi mengatakan mengatakan Jamkndo menjadikan isu pengembangan SDM sebagai isu strategis. Dari 281 peserta PMMB,  44 peserta di antaranya  telah diterima bergabung  sebagai entry level hire. (*)